Jelang Launching Minyak Goreng BMP, Muncul Penipu Catut Produk : Masyarakat Diimbau Waspada
BravoNews, – Menjelang peluncuran minyak goreng Bumi Merah Putih (BMP) “Minyak Kito Besamo”, muncul dugaan penipuan yang mengatasnamakan produk tersebut melalui komunikasi pemesanan fiktif. Percakapan yang beredar menunjukkan pihak tak […]
BravoNews, – Menjelang peluncuran minyak goreng Bumi Merah Putih (BMP) “Minyak Kito Besamo”, muncul dugaan penipuan yang mengatasnamakan produk tersebut melalui komunikasi pemesanan fiktif. Percakapan yang beredar menunjukkan pihak tak dikenal menawarkan pembelian dalam jumlah besar tanpa kejelasan identitas resmi.
Dalam percakapan itu, pelaku menggunakan nomor +62 857-5823-9819 dan mengaku dapat melayani pemesanan hingga ratusan dus. Pelaku juga mengarahkan komunikasi tetap melalui pesan singkat tanpa memberikan informasi detail terkait nama perusahaan maupun legalitas usaha.

Modus yang digunakan yakni meminta calon pembeli datang langsung ke lokasi yang disebut berada di kawasan Tebeng, tepatnya di depan BLK. Namun, ketika ditanya identitas toko atau kantor, pelaku tidak memberikan jawaban jelas dan hanya menyebut “kantor” dengan gudang terpisah.
Pelaku bahkan mengklaim barang tersedia dan siap diambil sehari setelah pemesanan, meski tidak dapat menunjukkan bukti stok secara meyakinkan.
Situasi ini muncul di tengah persiapan resmi peluncuran minyak goreng BMP oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Owner Minyak Goreng BMP, Riswan menyatakan, dengan munculnya dugaan penipuan ini, masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan memastikan setiap transaksi dilakukan melalui jalur resmi.
Pemerintah juga diharapkan segera memberikan klarifikasi terkait distribusi resmi produk guna mencegah penyalahgunaan nama BMP oleh pihak tidak bertanggung jawab.
“Kita imbau masyarakat hati-hati dan waspada dengan modus penipuan mengaku dapat melayani pemesanan minyak BMP,” kata Riswan, Jumat 10 April 2026.
Diketahui, produk “Minyak Kito Besamo” dipastikan telah melalui tahapan pengecekan menyeluruh oleh pemerintah daerah. Gubernur Bengkulu Helmi Hasan melalui Asisten II Pemprov Bengkulu, R.A. Denni bersama OPD telah meninjau lokasi packing produk sebelum lounching resmi. Ini guna memastikan produk layak.
Saat peninjauan Asisten II RA. Denni menegaskan seluruh aspek mulai dari legalitas usaha, kesiapan produksi, hingga distribusi telah dipastikan siap. “Apa yang disampaikan pengelola, semuanya sudah melalui tahapan dan telah memiliki izin, termasuk soal halal,” ujarnya. (Jeger)






