Minta Maaf, Jadi Sahabat Satpol PP
* Catatan Dewa (Dedy Wahyudi) Walikota Bengkulu. Pedagang yang mengancam Kasat Pol PP pakai parang, mengakui salah. Saat ini masih ditahan di Polsek Gading Cempaka. Selasa sore saya menerima Eva, […]
* Catatan Dewa (Dedy Wahyudi) Walikota Bengkulu.
Pedagang yang mengancam Kasat Pol PP pakai parang, mengakui salah. Saat ini masih ditahan di Polsek Gading Cempaka.
Selasa sore saya menerima Eva, istri Fernando pedagang yang mengancam Satpol PP.
Eva ditemani pengacaranya dan orang tua Fernando. Anak dan istrinya mengakui Nando salah. Karena melawan petugas dan mengancam petugas dengan golok.

Atas kesalahan tersebut orang tua dan istrinya minta maaf.
Jika laporan ini diteruskan, maka Nando bisa dipenjara. Namun bukan itu tujuannya. Nando dan kawan-kawan harus paham, bahwa pengancaman dan melawan petugas berdampak hukum. Ini sekaligus pelajaran bagi yang lain.
Ka Satpol PP bersedia damai dengan syarat, Nando dan keluarganya membantu Satpol PP agar mengajak pedagang yang masih di jalan agar masuk ke dalam pasar. Nando juga akan menjadi “Duta” atau Sahabat Satpol PP untuk mengajak PKL lainnya berjualan di dalam pasar.
Semoga ini menjadi pembelajaran bagi banyak pihak.
* Kota Bengkulu 10 Februari 2026.






