Golkar Provinsi Bengkulu Disebut Otoriter : Hanya Ingin Calon Tunggal Dalam Musda Pemilihan Ketua
BravoNews,- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Bengkulu disebut otoriter dalam aksi demo yang dilakukan para Kader DPD Golkar Kota Bengkulu di Depan Kantor DPD Golkar Provinsi Bengkulu, Kamis […]
BravoNews,- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Bengkulu disebut otoriter dalam aksi demo yang dilakukan para Kader DPD Golkar Kota Bengkulu di Depan Kantor DPD Golkar Provinsi Bengkulu, Kamis 23 April 2026.
“Kita sudah baik-baik, mengikuti mekanisme Partai Golkar. Kami tetap diberikan sanksi pemecatan atau pembekuan tanpa alasan. Pembekuan tanpa sebab sehingga keluar Plt Ketua DPD Golkar Kota Bengkulu. Ini dampak dari pelaksanaan Musda yang mana kami dari DPD Golkar Kota Bengkulu tidak mau mengikuti intruksi DPD Provinsi Bengkulu yang hanya menginginkan satu nama calon dalam Musda Pemilihan Ketua DPD Golkar Kota Bengkulu,” jelas Yudi Darmawansyah kader Golkar Kota Bengkulu.
Yudi menyampaikan, karena mungkin melihat calon yang dijagokan Provinsi tidak dapat mengakomodir semua suara, sehingga Musda yang sudah disiapkan DPD Golkar Kota Bengkulu pada 15 Februari 2026 lalu dibatalkan oleh DPD Golkar Provinsi Bengkulu.
“Musda yang sudah dijadwalkan 15 Februari 2026 tiba-tiba pada 14 Februari 2026 dini hari Musda dibatalkan atau minta ditunda. Kalau Jadwal Musda kita kemarin ada tiga nama, yaitu Mardensi, Rodi dan Yudi Darmawansyah. Tapi DPD Provinsi hanya mau satu nama atau aklamasi,” jelas Yudi.
Diketahui, dalam aksi di depan Kantor DPD Golkar Provinsi Bengkulu ada sejumlah tuntutan yang disuarakan menolak Plt sepihak, kembalikan hak kepengurusan Golkar Kota Bengkulu.
Massa tidak terima dibekukan ! Kami kepengurusan yang sah. Stop Plt ! Hormati AD/ART & Mekanisme Organisasi. Golkar Provinsi Bengkulu otoriter dan intimidatif. Matinya demokrasi di Partai Golkar Provinsi Bengkulu.
Kader-kader terbaik Partai Golkar Kota Bengkulu dijegal dan dilarang untuk mengikuti tahapan pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bengkulu,” jelas dalam orasi. (Jeger)








