Patut Dicontoh, Pedagang Pasar Panorama Ini Sukarela Pindah Lapak Demi Pasar Rapi
BravoNews, – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu bersama Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu kembali melaksanakan penertiban pedagang Pasar Panorama yang berjualan di tempat terlarang […]
BravoNews, – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu bersama Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu kembali melaksanakan penertiban pedagang Pasar Panorama yang berjualan di tempat terlarang atau di Jalan kawasan tersebut, Senin (29/12/2025).
Penertiban yang dilakukan secara humanis namun tegas dan terukur ini membuat salah seorang pedagang secara sukarela atau penuh kesadaran, tanpa paksaan, pindah dari lokasi terlarang. Pedagang yang patut dicontoh ini siap berjualan di dalam pasar sesuai aturan untuk mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mewujudkan Pasar Panorama yang bersih dan rapi.
“Alhamdulillah dengan kesadaran penuh bersedia mendukung pemerintah. Kami tidak ada alasan untuk tidak memfasilitasi. Artinya kita siapkan Losnya untuk berjualan di dalam, mudah-mudahan di dalam nanti layak, di los nomor 81,” kata Plt Kepala Disperindag Kota Bengkulu, Alex Pebriansyah saat menyerahkan nomor lapak ke pedagang.
Alex melanjutkan, Disperindag bersama Satpol PP sifatnya masih melakukan teguran kepada pedagang agar kembali berjualan di tempat semestinya yakni di dalam pasar.
“Sudah beberapa kali kita mengingatkan kepada para pedagang agar pindah ke dalam. Sebenernya mereka (pedagang-red) tau berjualan di tempat yang salah. Karena itu salah maka silahkan kembali ke dalam ke tempat yang benar. Di dalam ada tempat kenapa harus jualan di jalan, silahkan kembali ke dalam,” jelas Alex.
Pedagang yang secara sukarela pindah ini pun menyatakan siap mendukung program Pemkot Bengkulu yang dicanangkan Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu.
“Karena saya nilai beberapa tahun ini dari tahun 2014 di dalam tidak ditunggu, bahkan tidak membayar kewajiban pajak. Jadi jangan sampai Pasar Panorama ini seperti pasar hantu. Mari kita sama-sama menjaga,” ungkap pedagang.

Kendati demikian, masih ada juga pedagang bandel, tidak mengindahkan teguran dari petugas, meskipun sudah ditegur secara baik-baik dilarang berjualan di lokasi terlarang. Namun Disperindag bersama Satpol PP dan pihak terkait lainnya masih melakukan upaya persuasif agar pedagang berjualan di tempat yang benar.
“Kalau sudah tau salah silahkan kembali, tempatnya sudah jelas dan sudah kita ingatkan. Jadi nanti jangan salahkan Pemerintah kalu nanti sudah melakukan penertiban. Jangan lagi jualan di jalan karena bukan tempatnya,” tegas Alex mengakhiri. (Jeger)








