Dewan Fachrulsyah Kecam Pembuat & Penyebar Surat Mutasi Palsu yang Catut Pemkot
BravoNews, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Fachrulsyah, S.IP mengecam pelaku penyebar surat mutasi palsu yang mencatut Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu. “Kita mengecam dan mengutuk keras pelaku […]
BravoNews, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Fachrulsyah, S.IP mengecam pelaku penyebar surat mutasi palsu yang mencatut Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.
“Kita mengecam dan mengutuk keras pelaku yang disinyalir sengaja membuat dan menyebarkan surat pemberitahuan mutasi palsu yang mencatut BKPSDM Kota Bengkulu,” kata Bang Aul sapaan akrab Fachrulsyah, Rabu 15 Oktober 2025.
Bang Aul menilai, perbuatan tersebut merugikan Pemkot Bengkulu karena seolah-olah Pemkot Bengkulu yang membuat surat padahal faktanya tidaklah benar.
“Kita menduga kuat bahwa pelaku ini sengaja yang tujuannya menggoyang Pemkot Bengkulu yang dipimpin Walikota Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing agar, jajaran ASN Pemkot terpecah belah,” jelas Bang Aul.
Bang Aul mengimbau baik itu jajaran ASN Pemkot Bengkulu dan masyarakat agar tidak mudah terpancing dan terprofokasi dengan konten yang tidak valid dan hoaks.
“Hendaknya setiap informasi yang diterima dipastikan kebenarannya jangan ditelan mentah-mentah,” jelas Bang Aul.
Diberitakan sebelumnya, lingkungan pendidikan Kota Bengkulu mendadak heboh. Pasalnya, beredar surat mutasi di kalangan Kepala Sekolah (Kepsek) di Kota Bengkulu melalui via WhatsApp dengan mengatasnamakan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bengkulu.
Terungkap fakta bahwa, Surat Mutasi yang mengatasnamakan BKPSDM Kota Bengkulu tersebut ternyata palsu. Hal ini ditegaskan oleh Kepala BKPSDM Kota Bengkulu Achrawi, S.Pd. MH melalui video pernyataaan, Rabu (15/10/2025).
“Kami beritahukan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu terkhusus bapak ibu guru TK, SD Dinas Pendidikan Kota Bengkulu. Sehubungan dengan surat yang mengatasnamakan BKPSDM tentang pemberitahuan pelaksanaan mutasi dan penataan aparatur sipil negara hal pemberitahuan pelaksanaan mutasi, ini saya nyatakan palsu, tidak benar,” jelas Achrawi.
Achrawi menyampaikan, surat tersebut palsu dibuktikan dari kop surat dan tanda tangan Kepala BKPSDM maupun cap.
“Jadi saya tegaskan sekali lagi bahwa surat tersebut palsu,” tutup Achrawi. (MEN)








