Kopassus Akan Bebaskan Sandera di Bengkulu
BravoNews, – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dari Batalyon 13 Grup 1 Kopassus TNI AD akan membebaskan sandera di Bengkulu dari tangan terorisme dalam kegiatan simulasi. Kegiatan simulasi yang merupakan bagian […]
BravoNews, – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dari Batalyon 13 Grup 1 Kopassus TNI AD akan membebaskan sandera di Bengkulu dari tangan terorisme dalam kegiatan simulasi.
Kegiatan simulasi yang merupakan bagian dari latihan operasi khusus ini meliputi terjun payung hingga pembebasan sandera dari kelompok terorisme.
Komandan Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Letnan Kolonel (Letkol) Inf. Gerry Heikal Cholid menjelaskan, kegiatan akan dilaksanakan selama satu minggu.
“Jadi nanti ada terjun payung dan latihan operasi khusus. Banyak rangkaian dari latihan operasi khusus ini salah satu diantaranya operasi pembebasan sandera,” kata Gerry didampingi Ketua DPRD Kota Bengkulu, Herimanto, saat diwawancarai di Balai Raya Semarak Bengkulu, Rabu 17 Juni 2026.
Gerry meyampaikan, dalam latihan operasi khusus ini akan melibatkan kurang lebih 100 orang personil. “Untuk kegiatan simulasi pembebasan sandera akan dilaksanakan di Kantor Gubernur Bengkulu,” ucap Gerry.
Saat disinggung kenapa memilih Bengkulu untuk latihan operasi khusus? Gerry menyatakan bahwa Bengkulu salah satu wilayah yang unik. Selain itu juga bahwa Panglima Kopassus TNI AD yaitu Letjen TNI Djon Afriandi berasal dari Bengkulu.
“Jadi masyarakat Provinsi Bengkulu bisa menyaksikan langsung kegiatan yang kita laksanakan, baik itu terjun payung di daerah Danau Dendam Tak Sudah ataupun simulasi pembebasan sandera di Kantor Gubernur,” demikian Gerry. (Jeger)









