Alaku
Beranda Daerah Kapolda Bengkulu Selidiki Pelaku Pengerusakan Gempala Pantai Panjang
Daerah

Kapolda Bengkulu Selidiki Pelaku Pengerusakan Gempala Pantai Panjang

BravoNews, – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono turut prihatin atas ulah diduga oknum tidak bertanggungjawab melakukan pengerusakan dengan mencabuti pohon kelapa yang ditanam Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam gerakan menanam […]

Kapolda Bengkulu.

BravoNews, – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono turut prihatin atas ulah diduga oknum tidak bertanggungjawab melakukan pengerusakan dengan mencabuti pohon kelapa yang ditanam Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam gerakan menanam 10.000 pohon kelapa di Pantai Panjang Bengkulu.

Mengingat, Kapolda Bengkulu beserta jajaran anggotanya ikut berpartisipasi dalam Gempala yang tujuannya untuk mempercantik Pantai Panjang Bengkulu.

“Tentunya saya ikut prihatin dengan kejadian tersebut,” kata Kapolda saat dikonfirmasi, Rabu (27/8/2025).

Kapolda menyatakan bahwa, setelah mendapatkan informasi, pihaknya langsung memerintahkan Polresta Bengkulu yang diback up Polda Bengkulu untuk menyelidiki pelaku dugaan pengerusakan Gempala Pantai Panjang tersebut.

“Dan langsung saya perintahkan Polresta di back up Polda untuk lidik dan sidik peristiwa tersebut.
Mudah-mudahan pelaku bisa terungkap, mohon doanya,” jelas Kapolda.

Diketahui, baru-baru ini, Pemkot Bengkulu bersama pihak terkait lainnya melaksanakan gempala di Pantai Panjang Bengkulu. 10.000 pohon kelapa ditanam serentak hingga mendapatkan rekor muri.

Namun belakangan beredar bahwa pohon kelapa yang ditanam diduga dirusak oknum. Pohon kelapa yang diduga dicabut videonya tersebar di media sosial dan menuai berbagai tanggapan publik yang mayoritas mengecam tindakan tersebut. (MEN)

Sebelumnya

Gila-gilaan Bangun Bengkulu

Selanjutnya

Tak Hanya Perjadin, Pokir DPRD Provinsi Bengkulu Bakal Dibongkar Kejati

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bravo News Online
advertisement
advertisement

You cannot copy content of this page