Alaku
Beranda Daerah Pasien Kritis Butuh Bantuan, Dirut RSUD M Yunus Diduga Tak Menggubris, Abaikan Program Gubernur ?
Daerah

Pasien Kritis Butuh Bantuan, Dirut RSUD M Yunus Diduga Tak Menggubris, Abaikan Program Gubernur ?

BravoNews, – Keluarga Pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu mengaku dibuat kecewa dengan sikap Direktur Rumah Sakit tersebut yang diduga tidak menggubris pasien kritis yang butuh perawatan […]

BravoNews, – Keluarga Pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu mengaku dibuat kecewa dengan sikap Direktur Rumah Sakit tersebut yang diduga tidak menggubris pasien kritis yang butuh perawatan serius di Ruang ICU (Intensive Care Unit).

Menurut pengakuan keluarga, pasien inisial ZR awalnya dirawat di RS Ummi Kota Bengkulu, karena kondisi pasien semakin memburuk, maka harus di Rujuk ke RSUD M Yunus Bengkulu. Saat di RSUD M Yunus Bengkulu, kata keluarga pasien, pihak RSUD M Yunus menyampaikan bahwa tidak ada ruangan perawatan.

Pihak keluarga kemudian berupaya meminta bantuan kepada Dirut RSUD M Yunus Bengkulu agar pasien mendapatkan perawatan intensif. Namun diduga hal tersebut tidak digubris oleh Dirut. Bahkan pesan yang dikirimkan pihak keluarga pasien maupun telepon tidak digubris.

Lantaran diduga tidak digubris, pihak keluarga mencari berbagai bantuan agar pasien mendapatkan perawatan di Ruang ICU. Setelah berupaya mencari bantuan, akhirnya pasien pun mendapatkan Ruang Perawatan.

Pihak keluarga pasien menilai sikap tidak responsif Dirut RSUD M Yunus terhadap warga yang butuh bantuan berbanding terbalik dengan visi dan misi Bantu Rakyat Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu.

“Kami hanya bisa berusaha semaksimal mungkin agar keluarga kami mendapatkan pertolongan medis. Sebuh tidaknya itu kami serahkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Kalau sampai di Rujuk ke RS Lubuklinggau akan memakan waktu lama, makanya dari RS Ummi merujuk ke RSUD M Yunus karena dokter spesialis penyakit Pasien ada di RSUD M Yunus, tapi sayangnya waktu kami ke RSUD M Yunus dikatakan pihak Rumah sakit tidak ada Ruangan. Lalu kami berusaha mencari bantuan kepada Dirut karena kondisi pasien sangat kritis, tapi sayangnya tidak digubris sama sekali oleh Dirut. Kemudian kami tetap berusaha mencari bantuan dan alhamdulillah akhirnya dapat ruang perawatan,” kata pihak keluarga pasien, Rabu 16 September 2026.

Sementara, terkait hal ini, wartawan mengonfirmasi Dirut RSUD M Yunus Bengkulu, dr. Hery Kurniawan. Dirut pun menjawab “Berkenan untuk memberikan data dan kronologi pasien nya supaya bisa kita telusuri terlebih dahulu?,” katanya dalam pesan whatsApp. (Jeger)

Sebelumnya

Ketika Pernyataan Gubernur Bengkulu Digoreng Menjadi Isu Nasional

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bravo News Online
advertisement
advertisement

You cannot copy content of this page