Alaku
Beranda Daerah Warga Ngadu ke Gubernur Helmi Antre BBM di SPBU Bengkulu Utara, Begini Penjelasan Pertamina
Daerah

Warga Ngadu ke Gubernur Helmi Antre BBM di SPBU Bengkulu Utara, Begini Penjelasan Pertamina

BravoNews, – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan quick respon laporan masyarakat Bengkulu Utara terkait adanya antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah tersebut. Berdasarkan laporan warga, pertalite di SPBU Unit 6 […]

BravoNews, – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan quick respon laporan masyarakat Bengkulu Utara terkait adanya antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah tersebut.

Berdasarkan laporan warga, pertalite di SPBU Unit 6 Kecamatan Giri Mulya Bengkulu Utara mengalami antrean. Kemudian antrean Pertasop juga terjadi di Marga Sakti Kecamatan Padang Jaya Bengkulu Utara.

Atas dua laporan itu, Gubernur Helmi Hasan langsung menghubungi Executive General Manager Regional Sumbagsel PT Pertamina Patra Niaga Erwin Dwiyanto.

Kemudian, Executive General Manager Regional Sumbagsel PT Pertamina Patra Niaga Erwin Dwiyanto menginformasikan bahwa kondisi SPBU 2638609 tanggal 22 Juli 2025 menerima kiriman BBM Pertalite 16 KL sesuai dengan plan, sehingga stok Pertalite saat ini 26,2 KL dan stok Pertamax saat ini 7,1 KL (sisa penerimaan kemarin).

“Penjualan BBM di SPBU 2638609 untuk hari ini terpantau tidak putus dari pagi sampai mobil tangki datang. Kepada SPBU 2638609 sudah diinstruksikan untuk beroperasi 24 jam melayani konsumen, atau selama masih ada konsumen yang mau membeli BBM di SPBU tersebut, karena stok Pertalite diperkirakan cukup sampai dengan penerimaan BBM berikutnya di esok hari,” kata Erwin menginfokan.

Erwin melanjutkan, untuk kondisi stok BBM di SPBU yang terdekat dengan SPBU 2638609, yaitu SPBU 2438610 juga masih cukup, stok Pertalite saat ini 26,1 KL, ⁠stok Pertamax saat ini 1,7 KL.

“Kondisi antrian di SPBU tersebut terpantau ramai lancar. Untuk saat ini kondisi antrian di kedua SPBU tersebut cukup ramai dikarenakan kondisi panic buying nasyarakat/konsumen. Meskipun demikian, penyaluran BBM di SPBU tetap berjalan dari awal operasi tanpa putus, dan diharapkan kondisi antrian bisa kembali normal dalam 1-2 hari ke depan. Kami terus memonitor pengiriman BBM untuk kedua SPBU tersebut,” ungkap Erwin.

Sedangkan, sambung Erwin, kondisi antrian konsumen di Pertashop 2P386196 terjadi karena Pertashop tersebut langsung dipadati oleh konsumen yang melihat mobil tangki baru melakukan pembongkaran BBM Pertamax sebanyak 3 KL pada sore hari (terakhir pengiriman Pertamax ke Pertashop tanggal 15 Juli 2025).

“Pengiriman BBM ke Pertashop dalam 2-3 ke depan diharapkan akan lebih baik, setelah kapal yang mengangkut produk Pertamax (MT. Patra Tanker 1, 500 KL) sandar dan bongkar muatan di Fuel Terminal Pulau Baai esok hari,” jelas Erwin. (MEN)

Sebelumnya

Dr. Yeni Puspita Resmi Jabat Kajari Bengkulu, Berikut Profilnya

Selanjutnya

2 Mesin PLTD Enggano Bermasalah, Gubernur Helmi Gercep: Kita Adakan Mesin Baru

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bravo News Online
advertisement
advertisement

You cannot copy content of this page