Alaku
Beranda Daerah 70 Persen Venue Porprov X Bengkulu 2026 Milik Pemerintah, Panitia Gandeng Kampus untuk 19 Cabor
Daerah

70 Persen Venue Porprov X Bengkulu 2026 Milik Pemerintah, Panitia Gandeng Kampus untuk 19 Cabor

BENGKULU, – Panitia Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Bengkulu 2026 memastikan kesiapan infrastruktur pertandingan dengan mengoptimalkan pemanfaatan aset publik. Sekitar 70 persen venue yang akan digunakan merupakan fasilitas milik […]

BENGKULU, – Panitia Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Bengkulu 2026 memastikan kesiapan infrastruktur pertandingan dengan mengoptimalkan pemanfaatan aset publik. Sekitar 70 persen venue yang akan digunakan merupakan fasilitas milik pemerintah daerah.

Strategi efisiensi ini disampaikan langsung oleh Ketua Panitia Persiapan Porprov X, Aswandi. Menurutnya, langkah tersebut diambil untuk menekan biaya pembangunan baru sekaligus memaksimalkan fungsi fasilitas olahraga yang telah ada di Bengkulu.

“Sekitar 70 persen milik pemerintah,” kata Aswandi.

Selain fasilitas pemerintah, panitia juga akan berkolaborasi dengan perguruan tinggi di Bengkulu. Sejumlah fasilitas olahraga milik kampus akan dimanfaatkan sebagai arena pertandingan untuk mendukung pelaksanaan Porprov X.

Model kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, dan organisasi olahraga seperti yang dilakukan panitia ini dinilai sebagai pendekatan yang ideal dalam penyelenggaraan multi-event sport. Pemanfaatan aset bersama tidak hanya efisien secara anggaran, tetapi juga mendorong keberlanjutan pemanfaatan fasilitas pasca-event.

Aswandi menjelaskan, Porprov X tahun ini akan mempertandingkan 19 cabang olahraga (cabor). Untuk itu, tim panitia telah melakukan pendataan komprehensif dan peninjauan lapangan untuk memastikan setiap venue memenuhi standar teknis yang dibutuhkan masing-masing cabor.

Guna mematangkan persiapan, panitia juga intens berkoordinasi dengan pengurus provinsi (Pengprov) setiap cabor dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu. Koordinasi tersebut meliputi kesiapan teknis, perangkat pertandingan, hingga kebutuhan penunjang lainnya.

Aswandi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi KONI Provinsi Bengkulu menegaskan, sinergi menjadi kunci kelancaran penyelenggaraan.

“Koordinasi diperlukan agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung lancar,” ujarnya.

Porprov X Bengkulu 2026 sendiri diperkirakan akan menjadi magnet bagi sekitar 2.000 atlet dari sembilan kabupaten dan satu kota di Provinsi Bengkulu. Ajang ini tidak sekadar kompetisi tingkat provinsi, melainkan juga menjadi tolok ukur pembinaan atlet daerah dan ajang seleksi menuju Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON).

Dengan konsep pemanfaatan fasilitas yang efisien dan koordinasi yang terstruktur bersama para pemangku kepentingan, panitia optimistis Porprov X Bengkulu 2026 dapat berlangsung sukses dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi baru untuk Bengkulu di kancah nasional. (Jeger)

Sebelumnya

KONI Provinsi Bengkulu Kecewa Berat: Dua Kali Monev, Tempat Latihan Hapkido Kosong Tanpa Atlet

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bravo News Online
advertisement
advertisement

You cannot copy content of this page