Alaku
Beranda Nasional BRIN Rancang Rumah Inovasi di Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan Siap Suport
Nasional

BRIN Rancang Rumah Inovasi di Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan Siap Suport

BravoNews, – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan Rumah Inovasi Indonesia sebagai pusat integrasi pengelolaan inovasi nasional untuk mempercepat hilirisasi riset serta memperkuat kolaborasi antara peneliti, industri, investor, dan […]

BravoNews, – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan Rumah Inovasi Indonesia sebagai pusat integrasi pengelolaan inovasi nasional untuk mempercepat hilirisasi riset serta memperkuat kolaborasi antara peneliti, industri, investor, dan masyarakat, salah satunya dirancang di Bumi Merah Putih Provinsi Bengkulu.

Kepala BRIN, Arif Satria, mengatakan Rumah Inovasi Indonesia dirancang sebagai simpul ekosistem inovasi yang tidak hanya menampilkan hasil riset, tetapi juga menghubungkan inovator dengan mitra pemanfaat.

“Rumah Inovasi Indonesia ini menjadi tempat matchmaking antara inovator, industri, investor, dan pengguna. Jadi inovasi tidak berhenti di laboratorium,” kata Arif.

Menurut Arif, Rumah Inovasi Indonesia akan memuat berbagai komponen penting pengelolaan inovasi, mulai dari basis data inovasi, manajemen kekayaan intelektual, startup berbasis riset, hingga skema pendanaan dan venture capital.

“Di dalamnya ada dashboard inovasi, manajemen IP, database riset, startup, sampai venture capital. Ini kita siapkan agar proses hilirisasi lebih sistematis,” ujarnya.

la menjelaskan, keberadaan Rumah Inovasi Indonesia juga akan didukung oleh platform digital berbasis aplikasi yang memungkinkan publik mengakses informasi inovasi BRIN secara terbuka. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat melihat status kesiapterapan teknologi, kontak peneliti, serta peluang kolaborasi.

“Orang bisa langsung tahu inovasi apa yang ada, Technology Readiness Level/TRL-nya berapa, siapa penelitinya, dan bagaimana berkolaborasi,” katanya.

Arif menilai, salah satu tantangan utama riset di Indonesia selama ini adalah lemahnya komunikasi dan diseminasi hasil riset. Banyak inovasi telah dihasilkan, namun belum dikenal luas oleh masyarakat dan pelaku industri.

“Bukan karena tidak ada inovasi, tapi karena belum terkomunikasikan dengan baik. Ini yang ingin kita perbaiki,” ujarnya.

Dengan Rumah Inovasi Indonesia, BRIN berharap proses adopsi inovasi menjadi lebih cepat karena pengguna dapat langsung memberikan umpar balik kepada peneliti. Interaksi dua arah tersebut dinilai penting untuk menyempurnakan produk agar lebih sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan siap suport rancangan Rumah Inovasi BRIN di Bengkulu. Menurutnya, Rumah Inovasi ini akan memberikan solusi baru untuk memecahkan masalah serta meningkatkan produktivitas dalam berbagai bidang kehidupan.

“Insya Allah kita akan suport, mendukung Rumah Inovasi ini, karena di sini nanti akan menghubungkan dunia akademik, lembaga riset, pelaku industri, startup, dan investor dalam satu wadah kolaborasi, ini sangat bagus,” kata Helmi Hasan.

Diketahui, lewat rumah inovasi ini bisa menjangkau daerah melalui program turunan seperti Rumah Inovasi Daerah agar riset dapat menjawab langsung masalah spesifik di Bengkulu.

Selain itu juga mendukung pelaku usaha kecil, ibu rumah tangga, dan masyarakat lokal lewat pelatihan serta hilirisasi hasil riset bernilai ekonomi serta menjadi wadah matchmaking atau temu bisnis antara akademisi, periset, pelaku startup, dan investor lokal. Bahkan memberikan akses pelatihan, inkubasi bisnis, dan alih teknologi agar inovasi tidak hanya berhenti di laboratorium. (Jeger)

Sebelumnya

Dekranasda Bengkulu Siap Selaraskan Program Pusat Dalam Menanggulangi 3 Isu Besar

Selanjutnya

Kasus Korupsi Belanja Penggandaan dan Cetak Kalender Tahun 2023-2024 : Polda Bengkulu Panggil Kepala OPD

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bravo News Online
advertisement
advertisement

You cannot copy content of this page