Alaku
Beranda Daerah Disnaker Kota Bengkulu Kawal Kasus Dugaan Demosi Sepihak Karyawan Toyota
Daerah

Disnaker Kota Bengkulu Kawal Kasus Dugaan Demosi Sepihak Karyawan Toyota

BravoNews, – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bengkulu mengawal laporan kasus dugaan demosi sepihak oleh Perusahaan Toyota Bengkulu terhadap Sales Senior Supervisior Penjualan Toyota Bengkulu Yoan Frigunawan. Mediator Hubungan Industrial Disnaker […]

Mediator Hubungan Industrial Disnaker Kota Bengkulu, Juliyus Marni, SH.

BravoNews, – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bengkulu mengawal laporan kasus dugaan demosi sepihak oleh Perusahaan Toyota Bengkulu terhadap Sales Senior Supervisior Penjualan Toyota Bengkulu Yoan Frigunawan.

Mediator Hubungan Industrial Disnaker Kota Bengkulu, Juliyus Marni, SH saat dikonfirmasi menyatakan, pihaknya akan mengawal laporan Yoan yang masuk Disnaker pada 9 September 2026 atas demosi sepihak oleh perusahaan yang menurut pekerja tidak disertai dengan apa kesalahan dari pekerja tersebut.

“Maka laporan dari pekerja ini kita tindak lanjuti, sesuai dengan aturan yang ada. Kami juga menanyakan apakah sudah dilakukan bipartit dan katanya sudah dan juga sudah pernah klarifikasi oleh Disnaker Provinsi. Nah dari sini menurut hemat kami, untuk apa dilakukan lagi Biparti kalau Bipartit sebelumnya tidak mencapai kesepakatan,” kata Juliyus Marni.

Oleh karenanya, Juliyus Marni menuturkan, Disnaker Kota Bengkulu memediasi kedua belah pihak. Sebab, hasil Bipartit kedua belah pihak sebelumnya itu ada.

“Jadi tadi dari Toyota Pusat, mereka belum menerima untuk dilanjutkan mediasi pertama, mereka ingin hadir saat ini undangan sebagai klarifikasi. Jadi kami dari Disnaker, mungkin ada miss komunikasi antara Toyota di Bengkulu dengan Jakarta itu kesimpulan saya tadi, mungkin pihak Toyota tidak menyampaikan ke Toyota Jakarta kalau sudah ada bipartit,” ungkap Juliyus Marni.

Juliyus Marni menyampaikan, langkah kedepan dari Disnaker Kota Bengkulu akan melakukan mediasi pertama yang diagendakan minggu depan.

“Karena memang tadi kami klarifikasi masih mendengar kronologis kedua belah pihak tentang permasalahan yang terjadi. Sehingga kelanjutan dari mediasi nanti akan kita simpulkan hasilnya di risalah,” jelas Juliyus Marni.

Disisi lain, saat masih di Disnaker 2 orang dari pihak Toyota Bengkulu sempat ditanya wartawan apakah dari pihak Toyota Bengkulu ? Namun sayangnya mereka justru mengelak dan mengaku bukan dari Toyota Bengkulu “Bukan,” katanya lalu pergi meninggalkan Kantor Disnaker Kota Bengkulu. (Jeger)

Sebelumnya

Raih Prestasi Dalam Olahraga, Brigpol Hade Guntur Terima Penghargaan dari Kapolda Bengkulu

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bravo News Online
advertisement
advertisement

You cannot copy content of this page