Akhirnya! 3.000 Rumah di Dua Kecamatan Bengkulu Utara Bakal Nikmati Air Bersih
BravoNews, – Sebanyak 3.000 rumah tangga di dua kecamatan akan segera menikmati layanan air bersih dari pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) Ketahun. Hal itu disampaikan […]
BravoNews, – Sebanyak 3.000 rumah tangga di dua kecamatan akan segera menikmati layanan air bersih dari pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) Ketahun.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Bengkulu Ir. H. Mian saat meninjau langsung progres pembangunan di Desa Bukit Makmur, Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara.
“3000 rumah tangga yang bisa menerima, termasuk sudah diinventarisir perusahaan juga, dunia usaha. Mantap, luar biasa,” ujar Wagub Mian dalam peninjauan lokasi, Rabu 7 Oktober 2026.
Berdasarkan papan proyek yang terpasang, proyek ini merupakan PEMBANGUNAN IPA KAP. 30 LITER/DETIK DAN JARINGAN PERPIPAAN SPAM IKK KETAHUN KABUPATEN BENGKULU UTARA yang berlokasi di Kecamatan Ketahun dan Pinang Raya.
Proses penyaluran air, dijelaskan Mian, akan melalui beberapa tahap. Dari sumber air, air akan dialirkan ke bak sedimentasi, kemudian ke filter air bersih. Air baku tersebut akan ditampung dan dipompa naik ke atas untuk kemudian disalurkan melalui pipa.
“Dari populasi nanti larinya ke sedimen terus ke filter air bersih akan menampung. Ini sudah benar-benar higienis,” jelasnya.
Jaringan pipa HDPE yang digunakan berdiameter 110 mm, 160 mm, dan 250 mm dengan tekanan PN 10. Proyek ini didanai APBN Tahun Anggaran 2024 dengan nilai Rp 19,6 Miliar dan dikerjakan mulai 30 Maret s.d 26 Desember 2026 oleh PT. Cipta Karya.
Mian menyebutkan air bersih yang dialirkan berasal dari jarak sekitar 2 kilometer dari titik tumpuan, kemudian akan dipompa dan disalurkan melalui jaringan pipa yang membentang hingga ke kawasan Urai, Pom Bensin, hingga keliling kawasan KTM sehingga seluruh wilayah teraliri.
“Bayangkan dengan jarak yang dari sini sampai ke Urai sampai ke pom bensin sampai keliling KTM ini semua teraliri,” kata Mian.
Dalam peninjauan, terlihat progres fisik seperti pembesian pondasi Instalasi Pengolahan Air (IPA), penggalian dan pemasangan pipa distribusi di sepanjang jalan, serta pemaparan peta jaringan oleh konsultan kepada Wagub.
Proyek ini diharapkan menjadi solusi krisis air bersih di wilayah Pinang Raya dan Ketahun. Sebanyak 3.000 sambungan rumah (SR) by name by address sudah terdata dan akan terkoneksi langsung mendapatkan instalasi air bersih gratis dari pemerintah. (Jeger)












