TERBONGKAR! Repal Pahlevi ‘Jual’ Nama Tomi Bukan Sekali, Korban Lain Rugi Rp 1 Miliar Lebih!
BENGKULU, – Fakta baru terungkap dalam kasus dugaan penipuan seleksi Direktur Utama Bank Bengkulu yang menjerat Repal Pahlevi. Aksi Repal Pahlevi yang kerap ‘menjual’ nama Tomi ternyata bukan baru pertama […]
BENGKULU, – Fakta baru terungkap dalam kasus dugaan penipuan seleksi Direktur Utama Bank Bengkulu yang menjerat Repal Pahlevi. Aksi Repal Pahlevi yang kerap ‘menjual’ nama Tomi ternyata bukan baru pertama kali terjadi.
Informasi yang dihimpun media ini, jauh sebelum kasus seleksi Dirut Bank Bengkulu bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Repal Pahlevi diduga sudah melakukan aksi serupa dengan modus berbeda dan korban lain yang tidak sampai melapor ke Aparat Penegak Hukum (APH).
Modus itu sempat disinggung dalam pemeriksaan saksi di persidangan PN Bengkulu beberapa waktu lalu. Justru dari kasus inilah awal mula aksi Repal ‘jual’ nama Tomi terbongkar.
Korban diketahui bernama Asep. Kepada Tomi dan Tim Kreatif, Asep mengaku uangnya yang dipinjam Repal Pahlevi mencapai lebih dari Rp 1 Miliar. Asep percaya karena Repal sering membawa dan menjual nama Tomi saat meminjam uang.
“Uang Asep yang digunakan Repal saat itu tidak sedikit, lebih dari Rp 1 Miliar. Asep percaya karena Repal sering menyebut alias ‘jual’ nama Tomi,” ungkap sumber media ini.
Akibat aksi tersebut, Tomi disebut sudah mengusir Repal Pahlevi dan melarangnya berada di lingkungan Tomi. Bahkan, Repal disebut sudah membuat pernyataan dan video permohonan maaf karena telah memanfaatkan nama Tomi untuk melancarkan aksinya.
Setelah aksinya terhadap Asep terbongkar, Repal disebut mencoba melibatkan beberapa orang di lingkungan Tomi, termasuk nama Cik Toni yang disebut ikut menikmati uang dari Asep.
Hingga berita ini diturunkan, video pernyataan dan permohonan maaf Repal Pahlevi tersebut telah ditunjukkan Tomi dan tim kuasa hukumnya kepada awak media usai persidangan di PN Bengkulu.
Kasus seleksi Dirut Bank Bengkulu sendiri saat ini masih berjalan di PN Bengkulu. (**)









