“Kinerja Pak Helmi Luar Biasa” – Warga Sambut Air Bersih Kobema, Tak Lagi Susah Cari Air ke Sungai
BENGKULU, – Senyum Yanti, warga Lubuk Puar, Kabupaten Bengkulu Tengah, merekah. Ia menjadi salah satu saksi dimulainya harapan baru bagi ribuan keluarga di Bengkulu, saat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) […]
BENGKULU, – Senyum Yanti, warga Lubuk Puar, Kabupaten Bengkulu Tengah, merekah. Ia menjadi salah satu saksi dimulainya harapan baru bagi ribuan keluarga di Bengkulu, saat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kobema mulai menjalani uji produksi dan uji alir di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Lubuk Puar.
“Sangat bagus, kinerja Pak Helmi luar biasa. Kami masyarakat sangat berterima kasih,” ungkap Yanti penuh haru saat di lokasi, Selasa (13/10/2026).
Bagi Yanti dan ribuan warga lainnya, air bersih bukan sekadar kebutuhan, tapi perjuangan. Selama bertahun-tahun, warga di Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah, dan Seluma harus berjuang mendapatkan air jernih. Saat kemarau, air keruh dan kering. Saat hujan, air sungai meluap tak layak konsumsi. Banyak yang harus berjalan jauh ke sungai hanya untuk mendapatkan air. Kini cerita itu perlahan berakhir.

Terkait ini, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memastikan, dengan beroperasinya IPA Lubuk Puar berkapasitas 400 liter per detik, air bersih yang jernih akan segera mengalir langsung ke rumah-rumah warga.
“Alhamdulillah, ini merupakan kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Kita berharap masyarakat bisa menikmati air bersih yang jernih, sehingga tidak perlu lagi bersusah payah pergi ke sungai untuk mendapatkan air,” ujar Helmi.
Sementara, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso menjelaskan, SPAM Kobema yang mulai dibangun sejak 2019 oleh Balai Wilayah Sungai VIII ini memang dirancang untuk skala besar.
Hingga kini, sebanyak 11.361 Sambungan Rumah (SR) telah terpasang. Rinciannya 3.500 SR di Kota Bengkulu, 5.500 SR di Bengkulu Tengah, dan 2.361 SR di Kabupaten Seluma. Jumlah itu akan terus bertambah hingga mencapai target 38.014 SR.

Tahap uji produksi dan uji alir saat ini menjadi kunci untuk memastikan kualitas air benar-benar jernih dan distribusinya lancar tanpa hambatan.
Bagi warga Lubuk Puar, kehadiran SPAM Kobema bukan hanya soal pipa dan bak pengolahan. Ini soal hajat hidup orang banyak. Soal ibu-ibu yang tak lagi harus menimba air keruh, anak-anak yang bisa mandi dengan air bersih sebelum berangkat sekolah, dan UMKM yang bisa beraktivitas tanpa khawatir kekurangan air.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Gubernur Helmi Hasan dalam program Bantu Rakyat, memastikan hak dasar masyarakat air bersih yang layak benar-benar terpenuhi.
Dengan kapasitas besar dan jangkauan tiga daerah, SPAM Regional Kobema diharapkan menjadi titik balik: dari masa sulit mencari air, menuju masa di mana air jernih mengalir dari kran di rumah sendiri. (Jeger)









