Tanggapi Nyinyiran Hibah Mess Pemda, Kusmito Gunawan Singgung Mental Gium dan Mentalitas Kepiting
BENGKULU, – Anggota DPRD Kota Bengkulu, Kusmito Gunawan, SH, MH menanggapi santai adanya pihak yang nyinyir terkait hibah Mess Pemda Provinsi Bengkulu kepada Pemerintah Kota Bengkulu untuk dijadikan Kantor Walikota. […]
BENGKULU, – Anggota DPRD Kota Bengkulu, Kusmito Gunawan, SH, MH menanggapi santai adanya pihak yang nyinyir terkait hibah Mess Pemda Provinsi Bengkulu kepada Pemerintah Kota Bengkulu untuk dijadikan Kantor Walikota.
Menanggapi pertanyaan wartawan soal pro kontra hibah tersebut, Kusmito menyebut ada fenomena “gium” di tengah masyarakat.
“Oh ya yang itu, saya ada ada gium ya, ada gium itu susah melihat orang senang, senang melihat orang susah,” ujar Kusmito yang akrab disapa Bang Kus.
Menurutnya, cara pikir politik seperti itu kadang masih ada. Ia bahkan menguatkan dengan istilah mentalitas kepiting.
“Mentality ya, artinya mentalitas kepiting. Apa itu? Tidak suka dengan kalau ada keberhasilan,” tegasnya.
Kusmito menjelaskan, pemerintah memang sudah diberi kewenangan untuk membangun, membuat perencanaan, dan mengindahkan kota. Sementara DPRD memiliki fungsi pengawasan.
Ia menyayangkan masih ada pihak-pihak yang justru tidak senang jika ada kemajuan dan pembangunan.
“Saya lihat ada juga teman-teman kita ya ada indikasi, sangat tidak suka kalau seandainya ada yang maju, ada yang berkembang, sukanya justru melihat orang itu jatuh terpuruk,” ungkapnya.
Untuk itu, ia berharap ada pencerahan bagi pihak-pihak tersebut.
“Mudah-mudahan ini ada pencerahan yang selalu saya katakan bahwa semoga matahari itu mampu menerangi bagi yang pendek pikir, bagi yang mungkin perlu juga untuk ada pencerahan terhadap hati yang mungkin sudah tertutup untuk pembangunan, untuk pembangunan Kota Bengkulu,” harapnya.
Kusmito pun meminta Pemerintah Kota Bengkulu untuk tidak terpengaruh dan tetap fokus bekerja.
“Nah oleh karenanya kita tersenyum saja dan ini kita minta kepada pemerintah kota terus bekerja, berjalan rakyat,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Mess Pemda yang berada di kawasan Pantai Panjang yang dibangun era Gubernur Agusrin tersebut dihibahkan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan kepada Pemkot Bengkulu untuk dimanfaatkan sebagai Kantor Walikota Bengkulu. (Jeger)












